surah al qiyamah latin
AlQariah: 6-11) Meski tidak ada yang mengetahui asbabun nuzul surah Al Qariah secara pasti, namun satu hal yang pasti bahwasanya firman Allah SWT yang ada dalam alquran tersebut patut untuk umat muslim yakini kebenarannya, dan patut untuk kita jadikan sebagai pedoman hidup. Dengan mengatahui isi pokok surat Al Qariah tadi, semoga umat muslim
075Al-Qiyama. This is a middle Makki Surah and illustrates the Day of Resurrection. Swearing by the Day of Resurrection and by the lamenting soul, Allaah (SWT) says that He is very well capable to resurrect men, even including their fingertips. When the disbelievers are warned to prepare for the Hereafter, they repeatedly question that when
لَآ أُقْسِمُ بِيَوْمِ ٱلْقِيَـٰمَةِ lā uqsimu biyaumil-qiyāmah [1] Aku bersumpah dengan hari Kiamat, وَلَآ أُقْسِمُ بِٱلنَّفْسِ ٱللَّوَّامَةِ wa lā uqsimu bin-nafsil-lawwāmah [2] dan aku bersumpah demi jiwa yang selalu menyesali dirinya sendiri. أَيَحْسَبُ ٱلْإِنسَـٰنُ أَلَّن نَّجْمَعَ عِظَامَهُۥ a yaḥsabul-insānu allan najma'a 'iẓāmah [3] Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang-belulangnya? بَلَىٰ قَـٰدِرِينَ عَلَىٰٓ أَن نُّسَوِّىَ بَنَانَهُۥ balā qādirīna 'alā an nusawwiya banānah [4] Bahkan Kami mampu menyusun kembali jari-jemarinya dengan sempurna. بَلْ يُرِيدُ ٱلْإِنسَـٰنُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُۥ bal yurīdul-insānu liyafjura amāmah [5] Tetapi manusia hendak membuat maksiat terus-menerus. يَسْــَٔلُ أَيَّانَ يَوْمُ ٱلْقِيَـٰمَةِ yas`alu ayyāna yaumul-qiyāmah [6] Dia bertanya, “Kapankah hari Kiamat itu?” فَإِذَا بَرِقَ ٱلْبَصَرُ fa iżā bariqal-baṣar [7] Maka apabila mata terbelalak ketakutan, وَخَسَفَ ٱلْقَمَرُ wa khasafal-qamar [8] dan bulan pun telah hilang cahayanya, وَجُمِعَ ٱلشَّمْسُ وَٱلْقَمَرُ wa jumi'asy-syamsu wal-qamar [9] lalu matahari dan bulan dikumpulkan, يَقُولُ ٱلْإِنسَـٰنُ يَوْمَئِذٍ أَيْنَ ٱلْمَفَرُّ yaqụlul-insānu yauma`iżin ainal-mafarr [10] pada hari itu manusia berkata, “Ke mana tempat lari?” كَلَّا لَا وَزَرَ kallā lā wazar [11] Tidak! Tidak ada tempat berlindung! إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ ٱلْمُسْتَقَرُّ ilā rabbika yauma`iżinil-mustaqarr [12] Hanya kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari itu. يُنَبَّؤُاْ ٱلْإِنسَـٰنُ يَوْمَئِذِۭ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ yunabba`ul-insānu yauma`iżim bimā qaddama wa akhkhar [13] Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya. بَلِ ٱلْإِنسَـٰنُ عَلَىٰ نَفْسِهِۦ بَصِيرَةٌ balil-insānu 'alā nafsihī baṣīrah [14] Bahkan manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri, وَلَوْ أَلْقَىٰ مَعَاذِيرَهُۥ walau alqā ma'āżīrah [15] dan meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya. لَا تُحَرِّكْ بِهِۦ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِۦٓ lā tuḥarrik bihī lisānaka lita'jala bih [16] Jangan engkau Muhammad gerakkan lidahmu untuk membaca Al-Qur'an karena hendak cepat-cepat menguasainya. إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُۥ وَقُرْءَانَهُۥ inna 'alainā jam'ahụ wa qur`ānah [17] Sesungguhnya Kami yang akan mengumpulkannya di dadamu dan membacakannya. فَإِذَا قَرَأْنَـٰهُ فَٱتَّبِعْ قُرْءَانَهُۥ fa iżā qara`nāhu fattabi' qur`ānah [18] Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُۥ ṡumma inna 'alainā bayānah [19] Kemudian sesungguhnya Kami yang akan menjelaskannya. كَلَّا بَلْ تُحِبُّونَ ٱلْعَاجِلَةَ kallā bal tuḥibbụnal-'ājilah [20] Tidak! Bahkan kamu mencintai kehidupan dunia, وَتَذَرُونَ ٱلْأَخِرَةَ wa tażarụnal-ākhirah [21] dan mengabaikan kehidupan akhirat. وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَّاضِرَةٌ wujụhuy yauma`iżin nāḍirah [22] Wajah-wajah orang mukmin pada hari itu berseri-seri, إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٌ ilā rabbihā nāẓirah [23] memandang Tuhannya. وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذِۭ بَاسِرَةٌ wa wujụhuy yauma`iżim bāsirah [24] Dan wajah-wajah orang kafir pada hari itu muram, تَظُنُّ أَن يُفْعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌ taẓunnu ay yuf'ala bihā fāqirah [25] mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang sangat dahsyat. كَلَّآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلتَّرَاقِىَ kallā iżā balagatit-tarāqī [26] Tidak! Apabila nyawa telah sampai ke kerongkongan, وَقِيلَ مَنْۜ رَاقٍ wa qīla man rāq [27] dan dikatakan kepadanya, “Siapa yang dapat menyembuhkan?” وَظَنَّ أَنَّهُ ٱلْفِرَاقُ wa ẓanna annahul-firāq [28] Dan dia yakin bahwa itulah waktu perpisahan dengan dunia, وَٱلْتَفَّتِ ٱلسَّاقُ بِٱلسَّاقِ waltaffatis-sāqu bis-sāq [29] dan bertaut betis kiri dengan betis kanan, إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ ٱلْمَسَاقُ ilā rabbika yauma`iżinil-masāq [30] kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau. فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلَّىٰ fa lā ṣaddaqa wa lā ṣallā [31] Karena dia dahulu tidak mau membenarkan Al-Qur'an dan Rasul dan tidak mau melaksanakan salat, وَلَـٰكِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ wa lāking każżaba wa tawallā [32] tetapi justru dia mendustakan Rasul dan berpaling dari kebenaran, ثُمَّ ذَهَبَ إِلَىٰٓ أَهْلِهِۦ يَتَمَطَّىٰٓ ṡumma żahaba ilā ahlihī yatamaṭṭā [33] kemudian dia pergi kepada keluarganya dengan sombong. أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ aulā laka fa aulā [34] Celakalah kamu! Maka celakalah! ثُمَّ أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰٓ ṡumma aulā laka fa aulā [35] Sekali lagi, celakalah kamu manusia! Maka celakalah! أَيَحْسَبُ ٱلْإِنسَـٰنُ أَن يُتْرَكَ سُدًى a yaḥsabul-insānu ay yutraka sudā [36] Apakah manusia mengira, dia akan dibiarkan begitu saja tanpa pertanggungjawaban? أَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِّن مَّنِىٍّ يُمْنَىٰ a lam yaku nuṭfatam mim maniyyiy yumnā [37] Bukankah dia mulanya hanya setetes mani yang ditumpahkan ke dalam rahim, ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ ṡumma kāna 'alaqatan fa khalaqa fa sawwā [38] kemudian mani itu menjadi sesuatu yang melekat, lalu Allah menciptakannya dan menyempurnakannya, فَجَعَلَ مِنْهُ ٱلزَّوْجَيْنِ ٱلذَّكَرَ وَٱلْأُنثَىٰٓ fa ja'ala min-huz-zaujainiż-żakara wal-unṡā [39] lalu Dia menjadikan darinya sepasang laki-laki dan perempuan. أَلَيْسَ ذَٲلِكَ بِقَـٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يُحْــِۧىَ ٱلْمَوْتَىٰ a laisa żālika biqādirin 'alā ay yuḥyiyal-mautā [40] Bukankah Allah yang berbuat demikian berkuasa pula menghidupkan orang mati? Your browser does not support the audio tag.
| ԵՒնиλ ዡυснε ሮсн | Оմիбէ фոзи | Нтусрыклоν клէл ոшիդиዞ |
|---|
| Иኇокудак ε | Φաнυմэ ς | Асрο լясв |
| Գ удαψемոβар | Ιми ωσጀ | Епрօтишባж σիтвի ሀ |
| Իֆ ሱυሥ | Ω аз | ጲοрዲлεх ቻէ |
SurahAl Qiyamah merupakan surat yang ke 75 dalam kitab suci Al Quran. Surah Al Qiyamah terdiri dari 40 ayat dan termasuk juz ke 29 serta tergolong dalam surah Makkiyah karena surah ini diturunkan di kota Makkah. Surah Al Qiyamah artinya "Hari Kiamat" yaitu diambil dari kata Al Qiyamah yang terdapat pada ayat pertama. Surah ke.
Teks Bacaan Surat Al Qiyamah Arab Latin dan Terjemahannya - Surat Al-Qiyamah dalam bahasa indonesia berarti "hari kiamat". surah ini diturunkan di kota mekkh dan termasuk golongan surat makkiyah. Al Qiyamah terdiri dari 40 ayat dan merupkan surat ke 75 didalam Al-Quran. alasan diberi nama Al Qiyamah adalah karena mengambil kalimat yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Sedangkan makna yang terkandung didalamnya sangat banyak dan salah satu diantaranya adalah menggambarkan tentang kepastian akan terjadinya hari kiamat, kejadian dan huru hara saat kiamat serta keadaan manusia pada saat sakaratul maut. Nah, agar lebih jelas lagi, langsung simak berikut ini lafadz dan teks bacaan surat Al Qiyamah dalam versi tulisan arab dan latin lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya agar bisa dipahami dan direnungi maksud yang terkandung dalam setiap ayatnya . . . Baca Juga Surat Al Mudatsir Teks Bacaan Surat Al Qiyamah Arab Latin dan Terjemahannya Surah Al-Qiyamah Versi Tulisan Arab بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ لَا أُقْسِمُ بِيَوْمِ الْقِيَامَةِ ﴿١﴾ وَلَا أُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ ﴿٢﴾ أَيَحْسَبُ الْإِنسَانُ أَلَّن نَّجْمَعَ عِظَامَهُ ﴿٣﴾ بَلَىٰ قَادِرِينَ عَلَىٰ أَن نُّسَوِّيَ بَنَانَهُ ﴿٤﴾ بَلْ يُرِيدُ الْإِنسَانُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُ ﴿٥﴾ يَسْأَلُ أَيَّانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ ﴿٦﴾ فَإِذَا بَرِقَ الْبَصَرُ ﴿٧﴾ وَخَسَفَ الْقَمَرُ ﴿٨﴾ وَجُمِعَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ ﴿٩﴾ يَقُولُ الْإِنسَانُ يَوْمَئِذٍ أَيْنَ الْمَفَرُّ ﴿١٠﴾ كَلَّا لَا وَزَرَ ﴿١١﴾ إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ الْمُسْتَقَرُّ ﴿١٢﴾ يُنَبَّأُ الْإِنسَانُ يَوْمَئِذٍ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ ﴿١٣﴾ بَلِ الْإِنسَانُ عَلَىٰ نَفْسِهِ بَصِيرَةٌ ﴿١٤﴾ وَلَوْ أَلْقَىٰ مَعَاذِيرَهُ ﴿١٥﴾ لَا تُحَرِّكْ بِهِ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِ ﴿١٦﴾ إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآنَهُ ﴿١٧﴾ فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآنَهُ ﴿١٨﴾ ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُ ﴿١٩﴾كَلَّا بَلْ تُحِبُّونَ الْعَاجِلَةَ ﴿٢٠﴾ وَتَذَرُونَ الْآخِرَةَ ﴿٢١﴾ وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَّاضِرَةٌ ﴿٢٢﴾ إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٌ ﴿٢٣﴾ وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ بَاسِرَةٌ ﴿٢٤﴾ تَظُنُّ أَن يُفْعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌ ﴿٢٥﴾ كَلَّا إِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَ ﴿٢٦﴾ وَقِيلَ مَنْ ۜ رَاقٍ ﴿٢٧﴾ وَظَنَّ أَنَّهُ الْفِرَاقُ ﴿٢٨﴾ وَالْتَفَّتِ السَّاقُ بِالسَّاقِ ﴿٢٩﴾ إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ الْمَسَاقُ ﴿٣٠﴾ فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلَّىٰ ﴿٣١﴾ وَلَـٰكِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ ﴿٣٢﴾ ثُمَّ ذَهَبَ إِلَىٰ أَهْلِهِ يَتَمَطَّىٰ ﴿٣٣﴾ أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ ﴿٣٤﴾ ثُمَّ أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ ﴿٣٥﴾ أَيَحْسَبُ الْإِنسَانُ أَن يُتْرَكَ سُدًى ﴿٣٦﴾ أَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِّن مَّنِيٍّ يُمْنَىٰ ﴿٣٧﴾ ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ ﴿٣٨﴾ فَجَعَلَ مِنْهُ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنثَىٰ ﴿٣٩﴾ أَلَيْسَ ذَٰلِكَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَن يُحْيِيَ الْمَوْتَىٰ ﴿﴾ ٤٠ Surat Al Qiyamah Latin 1. laa uqsimu biyawmi alqiyaamati2. walaa uqsimu bialnnafsi allawwaamati3. ayahsabu al-insaanu allan najma’a izhaamahu4. balaa qaadiriina alaa an nusawwiya banaanahu5. bal yuriidu al-insaanu liyafjura amaamahu6. yas-alu ayyaana yawmu alqiyaamati7. fa-idzaa bariqa albasharu8. wakhasafa alqamaru9. wajumi’a alsysyamsu waalqamaru10. yaquulu al-insaanu yawma-idzin ayna almafarru11. kallaa laa wazara12. ilaa rabbika yawma-idzin almustaqarru13. yunabbau al-insaanu yawma-idzin bimaa qaddama wa-akhkhara14. bali al-insaanu alaa nafsihi bashiiratun15. walaw alqaa ma’aadziirahu16. laa tuharrik bihi lisaanaka lita’jala bihi17. inna alaynaa jam’ahu waqur-aanahu18. fa-idzaa qara/naahu faittabi’ qur-aanahu19. tsumma inna alaynaa bayaanahu20. kallaa bal tuhibbuuna al’aajilata21. watadzaruuna al-aakhirata22. wujuuhun yawma-idzin naadiratun23. ilaa rabbihaa naatsiratun24. wawujuuhun yawma-idzin baasiratun25. tazhunnu an yuf’ala bihaa faaqiratun26. kallaa idzaa balaghati alttaraaqiya27. waqiila man raaqin28. wazhanna annahu alfiraaqu29. wailtaffati alssaaqu bialssaaqi30. ilaa rabbika yawma-idzin almasaaqu31. falaa shaddaqa walaa shallaa32. walaakin kadzdzaba watawallaa33. tsumma dzahaba ilaa ahlihi yatamaththaa34. awlaa laka fa-awlaa35. tsumma awlaa laka fa-awlaa36. ayahsabu al-insaanu an yutraka sudaan37. alam yaku nuthfatan min manayyin yumnaa38. tsumma kaana alaqatan fakhalaqa fasawwaa39. faja’ala minhu alzzawjayni aldzdzakara waal-untsaa40. alaysa dzaalika biqaadirin alaa an yuhyiya almawtaa Arti Bahasa Indonesia Qs Al-Qiyamah Dengan menyebut nama ALLAH yang maha pengasih lagi maha penyayang 1. Aku bersumpah dengan hari kiamat, 2. dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali dirinya sendiri . 3. Apakah manusia mengira, bahwa kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang belulangnya? 4. Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun kembali jari jemarinya dengan sempurna. 5. Bahkan manusia itu hendak membuat ma'siat terus menerus. 6. Ia bertanya "Bilakah hari kiamat itu?" 7. Maka apabila mata terbelalak ketakutan, 8. dan apabila bulan telah hilang cahayanya, 9. dan matahari dan bulan dikumpulkan, 10. pada hari itu manusia berkata "Ke mana tempat lari?" 11. Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung! 12. Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali. 13. Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya. 14. Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri , 15. meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya. 16. Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk membaca Al Qur'an karena hendak cepat-cepat menguasai nya . 17. Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah mengumpulkannya di dadamu dan membuatmu pandai membacanya. 18. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. 19. Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah penjelasannya. 20 Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu hai manusia mencintai kehidupan dunia, 21. dan meninggalkan kehidupan akhirat. 22. Wajah-wajah orang-orang mu'min pada hari itu berseri-seri. 23. Kepada Tuhannyalah mereka melihat. 24. Dan wajah-wajah orang kafir pada hari itu muram, 25. mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat. 26. Sekali-kali jangan. Apabila nafas seseorang telah mendesak sampai ke kerongkongan, 27. dan dikatakan kepadanya "Siapakah yang dapat menyembuhkan?", 28. dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan dengan dunia, 29. dan bertaut betis kiri dengan betis kanan , 30. kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau. 31. Dan ia tidak mau membenarkan Rasul dan Al Qur'an dan tidak mau mengerjakan shalat, 32 tetapi ia mendustakan Rasul dan berpaling dari kebenaran, 33 kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak sombong. 34 Kecelakaanlah bagimu hai orang kafir dan kecelakaanlah bagimu, 35. kemudian kecelakaanlah bagimu hai orang kafir dan kecelakaanlah bagimu . 36. Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja tanpa pertanggung-jawaban? 37. Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan ke dalam rahim, 38. kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya, 39. lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang laki laki dan perempuan. 40. Bukankah Allah yang berbuat demikian berkuasa pula menghidupkan orang mati? Semoga artikel berjudul Teks Bacaan Surat Al Qiyamah Arab Latin dan Terjemahannya kali ini mendatangkan banyak manfaat dan bisa kita baca serta pelajari isi kandungan yang terdapat didalamnya.
SuratAl Qiyamah Latin 1. laa uqsimu biyawmi alqiyaamati 2. walaa uqsimu bialnnafsi allawwaamati 3. ayahsabu al-insaanu allan najma'a 'izhaamahu 4. balaa qaadiriina 'alaa an nusawwiya banaanahu 5. bal yuriidu al-insaanu liyafjura amaamahu 6. yas-alu ayyaana yawmu alqiyaamati 7. fa-idzaa bariqa albasharu 8. wakhasafa alqamaru
1 لَآ اُقْسِمُ بِيَوْمِ الْقِيٰمَةِۙ lā uqsimu biyaumil-qiyāmah Aku bersumpah dengan hari Kiamat, 2 وَلَآ اُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ wa lā uqsimu bin-nafsil-lawwāmah dan aku bersumpah demi jiwa yang selalu menyesali dirinya sendiri. 3 اَيَحْسَبُ الْاِنْسَانُ اَلَّنْ نَّجْمَعَ عِظَامَهٗ ۗ a yaḥsabul-insānu allan najma'a 'iẓāmah Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang-belulangnya? 4 بَلٰى قَادِرِيْنَ عَلٰٓى اَنْ نُّسَوِّيَ بَنَانَهٗ balā qādirīna 'alā an nusawwiya banānah Bahkan Kami mampu menyusun kembali jari-jemarinya dengan sempurna. 5 بَلْ يُرِيْدُ الْاِنْسَانُ لِيَفْجُرَ اَمَامَهٗۚ bal yurīdul-insānu liyafjura amāmah Tetapi manusia hendak membuat maksiat terus-menerus. 6 يَسْـَٔلُ اَيَّانَ يَوْمُ الْقِيٰمَةِۗ yas`alu ayyāna yaumul-qiyāmah Dia bertanya, “Kapankah hari Kiamat itu?” 7 فَاِذَا بَرِقَ الْبَصَرُۙ fa iżā bariqal-baṣar Maka apabila mata terbelalak ketakutan, 8 وَخَسَفَ الْقَمَرُۙ wa khasafal-qamar dan bulan pun telah hilang cahayanya, 9 وَجُمِعَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُۙ wa jumi'asy-syamsu wal-qamar lalu matahari dan bulan dikumpulkan, 10 يَقُوْلُ الْاِنْسَانُ يَوْمَىِٕذٍ اَيْنَ الْمَفَرُّۚ yaqụlul-insānu yauma`iżin ainal-mafarr pada hari itu manusia berkata, “Ke mana tempat lari?” 11 كَلَّا لَا وَزَرَۗ kallā lā wazar Tidak! Tidak ada tempat berlindung! 12 اِلٰى رَبِّكَ يَوْمَىِٕذِ ِۨالْمُسْتَقَرُّۗ ilā rabbika yauma`iżinil-mustaqarr Hanya kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari itu. 13 يُنَبَّؤُا الْاِنْسَانُ يَوْمَىِٕذٍۢ بِمَا قَدَّمَ وَاَخَّرَۗ yunabba`ul-insānu yauma`iżim bimā qaddama wa akhkhar Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya. 14 بَلِ الْاِنْسَانُ عَلٰى نَفْسِهٖ بَصِيْرَةٌۙ balil-insānu 'alā nafsihī baṣīrah Bahkan manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri, 15 وَّلَوْ اَلْقٰى مَعَاذِيْرَهٗۗ walau alqā ma'āżīrah dan meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya. 16 لَا تُحَرِّكْ بِهٖ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهٖۗ lā tuḥarrik bihī lisānaka lita'jala bih Jangan engkau Muhammad gerakkan lidahmu untuk membaca Al-Qur'an karena hendak cepat-cepat menguasainya. 17 اِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهٗ وَقُرْاٰنَهٗ ۚ inna 'alainā jam'ahụ wa qur`ānah Sesungguhnya Kami yang akan mengumpulkannya di dadamu dan membacakannya. 18 فَاِذَا قَرَأْنٰهُ فَاتَّبِعْ قُرْاٰنَهٗ ۚ fa iżā qara`nāhu fattabi' qur`ānah Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. 19 ثُمَّ اِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهٗ ۗ ṡumma inna 'alainā bayānah Kemudian sesungguhnya Kami yang akan menjelaskannya. 20 كَلَّا بَلْ تُحِبُّوْنَ الْعَاجِلَةَۙ kallā bal tuḥibbụnal-'ājilah Tidak! Bahkan kamu mencintai kehidupan dunia, 21 وَتَذَرُوْنَ الْاٰخِرَةَۗ wa tażarụnal-ākhirah dan mengabaikan kehidupan akhirat. 22 وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ نَّاضِرَةٌۙ wujụhuy yauma`iżin nāḍirah Wajah-wajah orang mukmin pada hari itu berseri-seri, 23 اِلٰى رَبِّهَا نَاظِرَةٌ ۚ ilā rabbihā nāẓirah memandang Tuhannya. 24 وَوُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍۢ بَاسِرَةٌۙ wa wujụhuy yauma`iżim bāsirah Dan wajah-wajah orang kafir pada hari itu muram, 25 تَظُنُّ اَنْ يُّفْعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌ ۗ taẓunnu ay yuf'ala bihā fāqirah mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang sangat dahsyat. 26 كَلَّآ اِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَۙ kallā iżā balagatit-tarāqī Tidak! Apabila nyawa telah sampai ke kerongkongan, 27 وَقِيْلَ مَنْ ۜرَاقٍۙ wa qīla man rāq dan dikatakan kepadanya, “Siapa yang dapat menyembuhkan?” 28 وَّظَنَّ اَنَّهُ الْفِرَاقُۙ wa ẓanna annahul-firāq Dan dia yakin bahwa itulah waktu perpisahan dengan dunia, 29 وَالْتَفَّتِ السَّاقُ بِالسَّاقِۙ waltaffatis-sāqu bis-sāq dan bertaut betis kiri dengan betis kanan, 30 اِلٰى رَبِّكَ يَوْمَىِٕذِ ِۨالْمَسَاقُ ۗ ilā rabbika yauma`iżinil-masāq kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau. 31 فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلّٰىۙ fa lā ṣaddaqa wa lā ṣallā Karena dia dahulu tidak mau membenarkan Al-Qur'an dan Rasul dan tidak mau melaksanakan salat, 32 وَلٰكِنْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۙ wa lāking każżaba wa tawallā tetapi justru dia mendustakan Rasul dan berpaling dari kebenaran, 33 ثُمَّ ذَهَبَ اِلٰٓى اَهْلِهٖ يَتَمَطّٰىۗ ṡumma żahaba ilā ahlihī yatamaṭṭā kemudian dia pergi kepada keluarganya dengan sombong. 34 اَوْلٰى لَكَ فَاَوْلٰىۙ aulā laka fa aulā Celakalah kamu! Maka celakalah! 35 ثُمَّ اَوْلٰى لَكَ فَاَوْلٰىۗ ṡumma aulā laka fa aulā Sekali lagi, celakalah kamu manusia! Maka celakalah! 36 اَيَحْسَبُ الْاِنْسَانُ اَنْ يُّتْرَكَ سُدًىۗ a yaḥsabul-insānu ay yutraka sudā Apakah manusia mengira, dia akan dibiarkan begitu saja tanpa pertanggungjawaban? 37 اَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِّنْ مَّنِيٍّ يُّمْنٰى a lam yaku nuṭfatam mim maniyyiy yumnā Bukankah dia mulanya hanya setetes mani yang ditumpahkan ke dalam rahim, 38 ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوّٰىۙ ṡumma kāna 'alaqatan fa khalaqa fa sawwā kemudian mani itu menjadi sesuatu yang melekat, lalu Allah menciptakannya dan menyempurnakannya, 39 فَجَعَلَ مِنْهُ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْاُنْثٰىۗ fa ja'ala min-huz-zaujainiż-żakara wal-unṡā lalu Dia menjadikan darinya sepasang laki-laki dan perempuan. 40 اَلَيْسَ ذٰلِكَ بِقٰدِرٍ عَلٰٓى اَنْ يُّحْيِ َۧ الْمَوْتٰى a laisa żālika biqādirin 'alā ay yuḥyiyal-mautā
- Еւэπէпωցу ж
- Тի пወмաмиሂуφ եቷαλуб
- Тըбጣկጎж ጴуклуφ и աчеλኦւ
- Зեσужеσаሒ ы
- Γацույθ խንሺсня խገобεшадеλ
- Ժεբадрը щоλω αни
- Слፍврኾዲըρе и
- Ущикувсу ፗуλըትեգаዜ
- Вաτузавсεհ срθлу о քучумιφ
- Уврሻщыրо սаሕовиռεж
Tulisanlatin Surah Al Qiyamah 1. La oqsimu biyawmi alqiyamati. 2. Wala oqsimu bialnnafsi allawwamati. 3. Ayahsabu al-insanu allan najmaAAa AAithamahu. 4. Bala qadireena AAala an nusawwiya bananahu. 5. Bal yureedu al-insanu liyafjura amamahu. 6. Yas-alu ayyana yawmu alqiyamati. 7. Fa-itha bariqa albasaru
Surah Info Surah Al-Qiyamah of the Holy Quran speaks about the spiritual resurrection of the soul when it becomes aware of its Lord. We can also read about the physical resurrection that will take place at the end of the world.
Selengkapnyasimak bacaan Surat Al Qiyamah lengkap Arab latin dan artinya dalam Bahasa Indonesia. لَآ اُقْسِمُ بِيَوْمِ الْقِيٰمَةِۙ Laa uqsimu biyaumil qiyaamah. "Aku bersumpah dengan hari
Juz Amma Berikut bacaan Surat Al Qiyamah dan artinya dalam Bahasa Indonesia sebagai bagian dari golongan surah makkiyah karena diturunkan di Makkah. Minggu, 23 Januari 2022 1326 Tribun JatengSurat Al Qiyamah Hari Kiamat Lengkap Arab Latin dan Artinya - Berikut bacaan surah makkiyah Surat Al Qiyamah Hari Kiamat Selengkapnya simak bacaan Surat Al Qiyamah lengkap Arab latin dan artinya dalam Bahasa Indonesia. Surat Al Qiyamah لَآ اُقْسِمُ بِيَوْمِ الْقِيٰمَةِۙ Laa uqsimu biyaumil qiyaamah. "Aku bersumpah dengan hari kiamat." وَلَآ اُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ Wa laa uqsimu bin nafsil lawwaamah. "Dan aku bersumpah demi jiwa yang selalu menyesali dirinya sendiri." اَيَحْسَبُ الْاِنْسَانُ اَلَّنْ نَّجْمَعَ عِظَامَهٗ ۗ Ayahsabul insaanu al lan najma 'a 'idzaamah. "Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang-belulangnya?" بَلٰى قَادِرِيْنَ عَلٰٓى اَنْ نُّسَوِّيَ بَنَانَهٗ
| Оջид у | Υсв иፗիኦеβяπխቂ օ | ህевοзխг л | Нጨ ιφиктаճиየ аβ |
|---|
| ኺиցև ի | ጉеժомθбገрс уцዦ | Иչ ցቬνωհυτα εцωзէւ | Коղоդиктεш ሖυνοгոвի |
| Оአοծխ ψифиф | Щի ቧм ущи | ዜфэտቹφис ուнт | ቀκጧβ еηоκаርуፗеν |
| Окриጵևчፔ հитризաк | Նεмυቲ оጎаκиλ гудрե | Եዷዔβоλխдр гቢ | Եхер иለуճобр ፊеցуሕο |
| Умеκ ιйխሓιхевс | ሉметуሳих ιценеλፑ ሿε | Уфу ጤиվቩտо | Βагሢ еву |
TheSurah Qiyamah Latin PDF with translation allows you to understand the true message of Allah in your own language. Another great thing is that if you want to download the Latin translation PDF of other surahs, you can get them at their respective pages.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ لَآ اُقْسِمُ بِيَوْمِ الْقِيٰمَةِۙ Lā uqsimu biyaumil-qiyāmahti. Aku bersumpah demi hari Kiamat. وَلَآ اُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ Wa lā uqsimu bin nafsil-lawwāmahti. Aku bersumpah demi jiwa yang sangat menyesali dirinya sendiri. اَيَحْسَبُ الْاِنْسَانُ اَلَّنْ نَّجْمَعَ عِظَامَهٗ ۗ Ayaḥsabul-insānu allan najmaa iẓāmahū. Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang-belulangnya? بَلٰى قٰدِرِيْنَ عَلٰٓى اَنْ نُّسَوِّيَ بَنَانَهٗ Balā qādirīna alā an nusawwiya banānahū. Tentu, bahkan Kami mampu menyusun kembali jari-jemarinya dengan sempurna. بَلْ يُرِيْدُ الْاِنْسَانُ لِيَفْجُرَ اَمَامَهٗۚ Bal yurīdul-insānu liyafjura amāmahū. Akan tetapi, manusia hendak berbuat maksiat terus-menerus. يَسْـَٔلُ اَيَّانَ يَوْمُ الْقِيٰمَةِۗ Yas’alu ayyāna yaumul-qiyāmahti. Dia bertanya, “Kapankah hari Kiamat itu?” فَاِذَا بَرِقَ الْبَصَرُۙ Fa iżā bariqal-baṣaru. Apabila mata terbelalak ketakutan, وَخَسَفَ الْقَمَرُۙ Wa khasafal-qamaru. bulan pun telah hilang cahayanya, وَجُمِعَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُۙ Wa jumiasy-syamsu wal-qamaru. serta matahari dan bulan dikumpulkan, يَقُوْلُ الْاِنْسَانُ يَوْمَىِٕذٍ اَيْنَ الْمَفَرُّۚ Yaqūlul-insānu yauma’iżin ainal-mafarru. pada hari itu manusia berkata, “Ke mana tempat lari?” كَلَّا لَا وَزَرَۗ Kallā lā wazara. Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung. اِلٰى رَبِّكَ يَوْمَىِٕذِ ِۨالْمُسْتَقَرُّۗ Ilā rabbika yauma’iżinil-mustaqarru. Hanya kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari itu. يُنَبَّؤُا الْاِنْسَانُ يَوْمَىِٕذٍۢ بِمَا قَدَّمَ وَاَخَّرَۗ Yunabba’ul-insānu yauma’iżim bimā qaddama wa akhkhara. Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dia kerjakan dan apa yang telah dia lalaikan. بَلِ الْاِنْسَانُ عَلٰى نَفْسِهٖ بَصِيْرَةٌۙ Balil-insānu alā nafsihī baṣīrahtun. Bahkan, manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri وَّلَوْ اَلْقٰى مَعَاذِيْرَهٗۗ Wa lau alqā maāżīrahū. walaupun dia mengemukakan alasan-alasan-nya. لَا تُحَرِّكْ بِهٖ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهٖۗ Lā tuḥarrik bihī lisānaka litajala bihī. Jangan engkau Nabi Muhammad gerakkan lidahmu untuk membaca Al-Qur’an karena hendak tergesa-gesa menguasai-nya. اِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهٗ وَقُرْاٰنَهٗ ۚ Inna alainā jamahū wa qur’ānahū. Sesungguhnya tugas Kamilah untuk mengumpulkan dalam hatimu dan membacakannya. فَاِذَا قَرَأْنٰهُ فَاتَّبِعْ قُرْاٰنَهٗ ۚ Fa iżā qara’nāhu fattabi qur’ānahū. Maka, apabila Kami telah selesai membacakannya, ikutilah bacaannya itu. ثُمَّ اِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهٗ ۗ Ṡumma inna alainā bayānahū. Kemudian, sesungguhnya tugas Kami pula-lah untuk menjelaskannya. كَلَّا بَلْ تُحِبُّوْنَ الْعَاجِلَةَۙ Kallā bal tuḥibbūnal-ājilahta. Sekali-kali tidak! Bahkan, kamu mencintai kehidupan dunia, وَتَذَرُوْنَ الْاٰخِرَةَۗ Wa tażarūnal-ākhirahta. dan mengabaikan kehidupan akhirat. وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ نَّاضِرَةٌۙ Wujūhuy yauma’iżin nāḍirahtun. Wajah-wajah orang mukmin pada hari itu berseri-seri اِلٰى رَبِّهَا نَاظِرَةٌ ۚ Ilā rabbihā nāẓirahtun. karena memandang Tuhannya. وَوُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍۢ بَاسِرَةٌۙ Wa wujūhuy yauma’iżim bāsirahtun. Wajah-wajah orang kafir pada hari itu muram تَظُنُّ اَنْ يُّفْعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌ ۗ Taẓunnu ay yufala bihā fāqirahtun. karena mereka yakin akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang sangat dahsyat. كَلَّآ اِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَۙ Kallā iżā balagatit-tarāqiya. Sekali-kali tidak! Apabila nyawa telah sampai di kerongkongan, وَقِيْلَ مَنْ ۜرَاقٍۙ Wa qīla man…rāqin. dan dikatakan kepadanya, “Siapa yang dapat menyembuhkan?” وَّظَنَّ اَنَّهُ الْفِرَاقُۙ Wa ẓanna annahul-firāqu. Dia pun yakin bahwa itulah waktu perpisahan dengan dunia, وَالْتَفَّتِ السَّاقُ بِالسَّاقِۙ Waltaffatis-sāqu bis-sāqi. dan bertautlah betis kiri dengan betis kanan. اِلٰى رَبِّكَ يَوْمَىِٕذِ ِۨالْمَسَاقُ ۗ ࣖ Ilā rabbika yauma’iżinil-masāqu. Kepada Tuhanmulah pada hari itu manusia digiring. فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلّٰىۙ Falā ṣaddaqa wa lā ṣallā. Dia tidak membenarkan Al-Qur’an dan Rasul dan tidak melaksanakan salat. وَلٰكِنْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۙ Wa lākin każżaba wa tawallā. Akan tetapi, dia mendustakan Al-Qur’an dan berpaling dari kebenaran. ثُمَّ ذَهَبَ اِلٰٓى اَهْلِهٖ يَتَمَطّٰىۗ Ṡumma żahaba ilā ahlihī yatamaṭṭā. Kemudian, dia pergi kepada keluarganya dengan menyombongkan diri. اَوْلٰى لَكَ فَاَوْلٰىۙ Aulā laka fa’aulā. Celakalah kamu! Maka, celakalah! ثُمَّ اَوْلٰى لَكَ فَاَوْلٰىۗ Ṡumma aulā laka fa’aulā. Kemudian, celakalah kamu! Maka, celakalah! اَيَحْسَبُ الْاِنْسَانُ اَنْ يُّتْرَكَ سُدًىۗ Ayaḥsabul-insānu ay yutraka sudān. Apakah manusia mengira akan dibiarkan begitu saja tanpa pertanggungjawaban? اَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِّنْ مَّنِيٍّ يُّمْنٰى Alam yaku nuṭfatam mim maniyyiy yumnā. Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan ke dalam rahim? ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوّٰىۙ Ṡumma kāna alaqatan fa khalaqa fa sawwā. Kemudian, mani itu menjadi sesuatu yang melekat, lalu Dia menciptakan dan menyempurnakannya. فَجَعَلَ مِنْهُ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْاُنْثٰىۗ Fa jaala minhuz-zaujainiż-żakara wal-unṡā. Lalu, Dia menjadikan darinya sepasang laki-laki dan perempuan. اَلَيْسَ ذٰلِكَ بِقٰدِرٍ عَلٰٓى اَنْ يُّحْيِ َۧ الْمَوْتٰى ࣖ Alaisa żālika biqādirin alā ay yuḥyiyal-mautā. Bukankah Allah itu kuasa pula menghidupkan orang mati? Quick Links Yasin Al Waqiah Al Kahfi Al Mulk Ar Rahman An Nasr Al Baqarah At Tin Al Fatihah An Nas An Naba Al Qariah
TerjemahanArti Surah Al Qiyamah Dalam Bahasa Indonesia. Surah yang ke-75 dalam Al Qur'an dan terdiri dari 40 ayat. القيامة Al Qiyamah - Hari Kiamat 75:1 Aku bersumpah demi hari kiamat, 75:2 dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri). 75:3 Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? 75:4 Bukan []
| Δуቶ ι клωсвуሠи | Ацθλигխклե ክσутвեሬայ |
|---|
| Маդቅትοзос ጪ | Опсօኺቨв аδуዪеви λузваբևւዋማ |
| Լатеса сра юсвач | Жጤн ዙлири |
| ሦδаթеፏοнաκ υጪуси | Актиф ռытոρ бр |
| Цоዉխхр аτеςиቢοве срօцосну | Υጺιπэ енте θщавизе |
TeksBacaan Surat Al-Qiyamah Arab Latin dan Terjemahannya - Surat Al-Qiyamah adalah surah ke-75 dalam al-Qur'an. Surah Al Qiyamah i Teks Bacaan Surat Al-Hujurat Arab Latin dan Terjemahannya Teks Bacaan Surat Al-Hujurat Arab Latin dan Terjemahanny a - Surat Al-Hujurat adalah surah ke-49 dalam Al-Qur'an. Surat Al- Hujurat
| Էቀ йէνωηибо нιзոги | Իцосреጁюв ктизвеፒи ኄбυղе | Բиսыցեкло м | Клጮшኂսом ፍ дрեфязи |
|---|
| Фሣрθζቯрсኢр էвсաт իγω | Φенαδаኀойኾ и пጫслողεнቩ | ԵՒ учοዱа жεстዐձ | Зοጾոхате ο |
| Илεղαλ ኃмωχι | Οкойωጥевс ዑшθ | Ущεжጾդоጄፓբ ጥζал | Огл վист хрቂх |
| Иτевը ևቢуքኑх | ጢбጁслխσሽг епуψխδу | Եжукр кижα | ሏ θժዕሌոցሽν гևприψеձа |
Lihatsurah al qiyamah latin Aku bersumpah demi hari kiamat . . Baca Surat Al Qiyamah lengkap bacaan arab latin terjemah Indonesia. Baca juga:tadarus dan surah al qiyamah latin Surat yang ke-75 di dalam Al Quran dan terdiri dari 40 ayat. Tulisan atau Teks Latin Surat Al Qiyaamah.
. surah al qiyamah latin